alamku

Loading...

Senin, 11 Maret 2013

VEGETARIAN MENURUT AGAMA DAN TOKOH DUNIA adipermanaclassic

VEGETARIAN MENURUT AGAMA DAN
TOKOH DUNIA> >· Mencius (Nabi
Besar setelah nabi
Konfusius)>>"Orang tentu
mempunyai perasaan tidak tega
terhadap sesama makhluk hidup. Melihat dia lahir, tidak tega
melihat dia mati. Mendengar jeritan
suara
yang sedang disembelih, tidak tega
untuk memakan dagingnya."> >·
Sang Buddha>>1. Lankavatara
Sutta"Makan daging hanya
membiasakan manusia
membunuh makhluk hidup dan
keserakahan, kebencian, kebodohan
akan timbul dalam pikirannya. Kalian tidak dapat
melenyapkan keserakahan dengan
makan daging."2.
Lankavatara Sutta>>"Dengan
kekhawatiran akan timbulnya
kelaliman atas makhluk hidup, sepatutnya
Bodhisatva dalam berlatih diri untuk
mencapai welas
asih berpantang makanan
daging."3. Maha Parinirvana
Sutta>>"Maha Kasyapa, mulai sekarang Aku perintahkan
bahwa para iswaku tidak boleh
makan segala jenis
daging makhluk hidup."4. Maha
Parinirvana Sutta>>"Menjadikan
hewan sebagai makanan adalah menghancurkan
benih welas asih."5. Surangama
Sutta>>"Sesudah
Parinirvanaku dalam kalpa terakhir
ini, bermacam-macam hantu dan iblis
akan muncul di mana-mana, menyesatkan
orang dan mengajarkan mereka
bahwa mereka
boleh makan daging dan tetap akan
mencapai Penerangan
Sempurna…."6. Brahmajala Sutta>>"Siswa Sang
Buddha tidak boleh dengan sengaja
makan daging
makhluk hidup, karena kalau ia
berbuat demikian, mka ia
menghancurkan benih-benih Maha Welas Asih dan
sifat kebudhhaan. Ia menyebabkan
orang-orang
yang bertemu padanya
menghindarinya. Karenanya semua
Bodhisatva harus pantang makan daging makhluk apapun,
sebab makanan hewani merupakan
sumber dosa-dosa
yang tak terhingga."7. Surangama
Sutta>> "Kalian semuanya harus
mengetahui walaupun pemakan daging sewaktu-waktu memperoleh
pengalaman bahwa
pikiran mereka terbuka, seperti dapat
memasuki meditasi degan tenang,
tetapi
sesungguhnya mereka telah melakukan kejahatan besar dan
setelah meninggal tetap
terbelenggu roda samsara, orang-
orang demikian bukanlah
siswaKu">>> >· Master
Zen- Yen Ing>>"Selama ratusan ribu tahunRebusan daging di dalam
periuk>>Telah
meluapkan kebencian dan rasa
dendam>>Seperti lautan yang tidak
pernah
berakhir>>Jika engkau ingin mengetahui kenapa
terjadi>>Bencana perperangan dan
pertempuran senjata di
dunia>>Dengarlah jeritan-jeritan
yang menyayat hati>>Di
tengah malam di tempat pembantaian">>> >· Sila
Hinduisme>>"Manusia tidak dapat
memperoleh daging tanpa
membunuh makhluk hidup.
Seseorang yang menyakiti
makhluk hidup tidak akan pernah diberkati Sanghyang wiwiwasa, jadi
hindarilah
makanan daging.">>> >· Sila
Vyasadeva>>"Mamsa (=daging)
berarti dia yang
dagingnya sekarang akan saya makan akan memakan saya di
kehidupan mendatang,
dia yang dagingnya saya telan dalam
hidup ini, menelan saya di kemudian
hari.">>> >· Yesus Kristus>>"Dan
badan orang yang memakan daging akan menjadi
kuburan bagi hewan yang
dimakannnya. Karena itu
sesungguhnya kau beritahukan
padamu, orang yang membunuh,
membunuh dirinya sendiri dan orang yang memakan
daging hewan memakan jasad
mati.">>> >· Alkitab, Kejadian
1:29>>Berfirmanlah
Allah :"Lihatlah Aku memberikan
kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di
seluruh bumi dan segala pohon-
pohonan yang buahnya berbiji, itulah
yang akan
menjadi makananmu.">>> >· Kutipan
dari Injil Essene Yahya>>(Terjemahan lansung
dari bahasa Arama yaitu kata-kata asli
yang sebenarnya dari Yesus dan
naskah-naskah-Nya yang kuno serta
lengkap di perpustakaan Vatikan)
>>"Karena sesungguhnya Aku berkata
kepadamu, barang siapa yang akan
makan daging binatang
yang disembelih berarti ia akan
makan dari tubuh maut. Dan
kematian mereka akan menjadi kematiannya. Karena upah
dosa adalah maut.">>"Jangan
membunuh maupun
makan daging dari mangsamu yang
tak berdosa agar kau tidak menjadi
hamba iblis.">>"….sebagaimana tumbuh-
tumbuhan yang hijau telah kuberikan
kepada
mereka, begitupun aku berikan susu
mereka kepadamu, tetapi daging dan
darah itu menghidupkan, itu jangan kau
makan.">>"Karena segala yang
membunuh makananmu
akan membunuh tubuhmu juga. Dan
segala yang membunuh tubuhmu,
membunuh jiwamu juga. Dan jiwamu akan menjadi sama
sebagaimana makananmu, sama
seperti halnya
rohmu menjadi sama seperti
pikiranmu.">>> >· Alkitab, Romawi
14:21>>Rasul Paulus menulis lace
w:st="on">suratlace> kepada bangsa
Romawi, "Adalah baik
sekali untuk tidak makan
daging.">>> >· Kitab Suci Al Qur'an,
Al Maidah ayat 3>>"Kamu dilarang (memakan)
bangkai, darah, daging babi dan
yang disembelih
bukan atas nama Tuhan….">>Murid
paling terkemuka Nabi Muhammad,
kemenakannya sendiri, menasehatkan kepada murid-
muridnya yang lebih tinggi,"Jangan
jadikan
perut kalian itu kuburan
binatang.">>> >· Mahatma Gandhi,
1896-1948 (Nasionalis dan Reformis Sosial India)
>>"Kebenaran suatu bangsa dan
kemajuan
moralnya dapat dinilai dari cara-cara
bagaimana perlakuan terhadap
hewan-hewan." "Saya berpegang pada prinsip bahwa makanan
berdaging tidak cocok
untuk manusia. Kita bersalah dalam
meniru binatang yang lebih rendah,
padahal
kita sebenarnya lebih tinggi dri mereka. Pengalaman mengajarkan
bahwa makanan
daging tidak cocok untuk mereka
yang ingin mengalahkan nafsu.">>>
>· Ashoka,
268-233 SM (Kaisar Buddhis termashyur)>>"…kemajuan terbesar
moralitas manusai
diperoleh dengan desakan untuk
tidak melukai dan tidak membunuh
makhluk
hidup.">>> >· Plutrach, 46-120 SM (Pengarang dan sejarahwan, terkenal
sekali
karena kehidupannya)
>>"Darimanakah gerangan
datangnya tabiat yang nyata rakus
dan demikian gila mendorong anda mengotori diri sendiri dengan darah,
padahal
anda banyak mempunyai bahan
makanan lain yang melimpah untuk
hidup? Mengapa
anda tidak malu bercampur buah- buahan yang lezat dengan darah dan
daging
sembelihan? Sungguh, anda sering
menyebut ular, macan dan singa
makhluk ganas,
namun diri anda sendiri kotor dengan darah, dan dalam kekejaman anda
tidak
kurang kejam dari binatang itu. Yang
binatang itu bunuh adalah
makanannya
sehari-hari, tetapi yang anda bunuh bukanlah makanan anda sehari-
hari.>>Tetapi
apabila anda bersikeras bahwa diri
anda lahir dengan kecenderungan
makan
makanan daging seperti itu sebagaimana anda sekarang
bermaksud melakukannya,
maka bunuhlah apa yang hendak
anda makan. Namun lakukanlah itu
sendiri tanpa
memakai pisau pemotong, palu atau kampak seperti apa yang dilakukan
oleh
serigala, beruang dan singa yang
membunuh dan lansung
memakannya.
Cabik-cabiklah seekor sapi dengan gigi anda, sergaplah seekor babi
dengan mulut
anda, koyaklah seekor anak kambing
atau kelinci sampai hancur dan
tindihlah
dengan badan anda dan makanlah hidup-hidup sebagaimana yang
dilakukan binatang
buas itu. Tetapi apabila anda diam
saja sampai saat yang anda hendak
makan itu
mati, dan apabila anda takut mencabut nyawanya secara paksa
dari badannya, lalu
mengapa anda melawan alam
dengan makan makhluk bernyawa
seperti itu ?">>> >·
Aksara Mandarin yang artinya daging>>Para Nabi ketika
menciptakan aksara
Mandarin, aksara tersebut dibentuk
secara khusus dengan cara
mengkristalisasi
makna-makna luhur yang terkandung didalamnya. Mari kita
perhatikan bentuk
aksara tersebut. Di dalam sebuah
mulut yang besar, orang yang makan
daging
berada di atas, sedangkan orang yang akan dimakan yang telah
berubah menjadi
hewan berada di bawahnya. Orang
yang makan daging dan yang
dimakan telah
menjalin ikatan kedendaman yang akan terus berputar tanpa
henti.>>Roh hewan dan
roh manusia, sesungguhnya adalah
sama. Maka ada hukum kebenaran
yang mengatur
hubungan antara yang memakan dan yang dimakan yaitu: "Apabila pada
kehidupan
ini, Anda memakan daging hewan,
maka pada kehidupan mendatang
Anda akan
dilahirkan kembali sebgai hewan itu untuk dimakan. Lalu hewan yang
anda makan,
akan terlahir menjadi manusia dan
akan memakan anda. Ini adalah
sebuah proses
tumimbal lahir yang demikian adil. ">>> >· Phorphyry (232-…)>>Filsuf
Yunani,
penulis sejumlah risalah
filsafat>>"Orang yang berpantang
makanan bernyawa,
akan berhati-hati untuk tidak melukai makhluk sebangsanya. Demikian juga
orang
yang benar-benar mencintai
bangsanya tidak akan membenci
jenis hewan
apapun.">>> >· Leonardo da Vinci, 1952-1519 (pelukis, arsitek,
insinyur,
dan ilmuwan Itali)>>"Sesungguhnya
manusia adalah raja para hewan,
karena
kebrutalannya melampaui kebrutalan mereka. Kita hidup atas kematian
mereka,
kita ini kuburan mereka.">>> >·
Ralp Waldo Emerson, 1803-1883
(pengarang, filosof, dan penyair)
>>Anda baru selesai makan; tetapi bagaimanapun
rapinya rumah pembantaian itu
disembunyikan di suatu tempat yang
jauh sekali,
anda telah ikut terlibat di lace
w:st="on">sanalace>.>>> >· Henry David
Thoreau (1817-1862)>>Penulis
Amerika, ahli pengetahuan
alam>>"Saya yakin
merupakan bagian dari perjalanan
panjang perkembangan kehidupan manusia untuk
secara berangsur-angsur melepaskan
makanan hewani. Seperti juga suku-
suku liar
yang telah meningggalkan kebiasaan
memakan sesamanya setelah mereka bersentuhan
dengan dunia yang lebih
beradab.">>> >· John Harvey Kellog
(1852-1943)>>Ahli
bedah Amerika, pendiri sanatorium
lace w:st="on">Battle Creeklace>>>"Makanan
dari daging bukan makanan terbaik
bagi umat manusia. Daging juga
bukan
merupakan makanan leluhur primitif
manusia. Daging adalah "mata rantai kedua"
pada "rantai makanan", karena
semua makanan semula berasal dari
kerajaan
tumbuh-tumbuhan. Tidak ada
sesuatu apapun yang perlu atau cocok bagi kesehatan
manusia yang hanya dapat
ditemukan dalam daging dan tidak
dapat ditemukan dalam
tumbuh-tumbuhan.Seekor sapi atau
kambing yang terbengkalai di lace w:st="on">padanglace> rumput
disebut sebgai bagkai busuk. Mayat
yang sama yang
terwat dan digantung di toko
penjagal disebut makanan. Penelitian
cermat mikroskopis menunjukkan tiada
perbedaan antara mayat di pojok
pagar atau di
toko penjagal. Kedua-duanya
diepnuhi kuman-kuman dan telah
berbau.">>> >· Leo Tolstoy (1828-1920)>>Penulis novel
lace w:st="on">Russialace> dan ahli
teori
kemasyarakatan>>"Vegetarianisme
merupakan kriteria untuk
mengetahui kebenaran dan kesungguhan dalam mengejar
moral sempurna.">>> >· Arthur
Schopenhauer
(1788-1860)>>Filsuf
jerman>>"Karena welas asih
terhadap hewan bertalian erat dengan kemajuan budi pekerti, jadi
bolehlah dengan yakin diaktakan
bahwa barang
siapa yang jahat terhadap hewan
tidak mungkin adalah seorang yang
baik.">>> >· Isaac Bashevis Singer (Pemenang
hadiah Nobel)>>Kita semua makhluk
Tuhan. Kalau
kita berdoa kepada Tuhan untuk
memohon karunia dan keadilan
sambil terus makan daging binatang yang dipotong
untuk kita, maka itu merupakan
kejanggalan.>>> >·
Prof.Dr.Ley Ciu lace
w:st="on">Nanlace> (Perintis Total
Health)>>"Manusia tercipta secara alamiah untuk
memakan hasil alam seperti buah-
buahan dan
sayur-sayuran. Seperti anak kecil
yang melihat buah anggur dan apel
yang sudah masak yang ada di pohon, maka
seketika itu ia akan menelan air liur
dan secara
alami ia akan memetik dan
memakannya. Sedangkan kalau ia
melihat ayam atau bebek yang berkeliaran di jalan, ia
tidak akan menelan air liur ataupun
lansung
menangkap dan memakannya.">>>
>> >Hukum pembalasan (Karma)
>>"Apa yang anda tanamkan, maka itulah yang akan
anda petik.">>Jika kita mengambil
bagian dalam
pembunuhan binatang, suatu hari
nanti pasti kita akan mendapat
balasan atas apa yang sudah kita perbuat.>>> >lace
w:st="on">Adalace> sebab pasti ada
akibat>>Semua akibat bermula dari
sebab>>Semua pembalasan karma,
bagai bayangan
yang mengikuti bendanya>>Yang bajk mendapat balasan bajik, berupa
Berkah dan
Rejeki>>Pahamilah hukum karma
>>Amalkan kebajikan, jauhi
kejahatan>>> >> >Maha
adil hukum karma>>Maha adil pembalasannya>>Hukum alam maha
terang>>Semua pasti
mendapat balasan>>Bajik dibalas
bajik>>Jahat dibalas dengan
jahat>>Sekarang
belum dibalas>>Cepat atau lambat pasti dibalas>>> >Kebenaran bagai
cermin>>Sedikitpun tak dapat
dikelabui>>Manusia yang melakukan
kejahatan>>Hati
Nuraninya tak akan tentram>>Sang
kebenaran Maha Adil>>Menghukum dan memberkahi
dengan adil>>Baik dan jahat akan
dibalas>>Maha Adil dalam
pembalasan>>> >

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar